Lingkungan Hidup Perkebunan Pertanian

Benih Gratis Untuk Petani Hortikultura

Untuk mendorong ekspor produk pertanian untuk mendorong devisa negara dan meningkatkan penghasilan petani, Kementan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mendistribusikan benih unggul hasil inovasi teknologi kepada sejumlah kelompok tani, dinas pertanian, dan petani mewakili berbagai daerah di Indonesia.
Benih unggul yang dibagikan antara lain: 24 ton benih bawang merah varietas Bima, 26 ton benih kentang varietas Granola L, 20 ton benih bawang putih, 16.700 polybag benih buah-buahan (mangga, manggis, durian, jengkol, dan pete) dan 8.000 polybag benih jeruk (4.000 polybag varietas Keprok Batu 55, 1.000 Keprok RGL, 1.000 Keprok Borneo Prima, 1.000 Siem Pontianak, dan 1.000 Siem Banjar).
Amran menjelaskan bahwa, peningkatan produksi dan upaya swasembada beberapa komoditas hortikultura ini dilakukan dengan produksi dan pendistribusian benih unggul bermutu benih sayuran dan buah-buahan secara gratis kepada masyarakat. “Komitmen Kementan jelas, pada tahun 2017, melalui APBN-P, Kementan telah dianggarkan sebanyak 2,4 triliun untuk produksi benih dan bibit. Lalu, dalam APBN 2018, anggarannya meningkat menjadi 5,5 triliun. Kita bagikan gratis ke seluruh petani Indonesia. Kita ingin bukan hanya swasembada, tapi bisa terus ekspor dan menjadi lumbung pangan dunia 2045,” papar Amran.
Melalui anggaran tersebut, sebagian besar benih yang diproduksi telah didistribusikan kepada masyarakat tani hortikultura. Beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balitbangtan seperti Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) misalnya, telah membagikan 1 juta batang benih jeruk. Lalu, Balai Penelitian Buah Tropika (Balitbu) telah membagikan 140.000 batang benih buah tropika di Sumatera Barat, serta ratusan ribu benih hortikultura lainnya di seluruh Indonesia melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP).
Amran juga mendorong setiap inovasi teknologi dan kelembagaan untuk mencapai target pembangunan hortikultura. Berbagai inovasi teknologi telah dihasilkan oleh Balitbangtan, khususnya pada teknologi hortikultura dipamerkan dalam acara tersebut.
Sedangkan pada komoditas buah tropika telah tersedia teknologi berupa varietas unggul buah-buahan tropika seperti mangga, durian, pepaya, pisang, dan salak. Pada tanaman hias telah dihasilkan banyak varietas unggul krisan, anggrek, gerbera, serta masih banyak inovasi teknologi lain yang dapat berperan dalam peningkatan pembangunan hortikultura. Selain itu juga telah tersedia teknologi perbanyakan benih secara massal dan cepat melalui metode Somatik Embriogenesis.
Selain pelepasan ekspor produk hortikultura, dan peluncuran distribusi benih secara nasional tersebut, Spekta Hortikultura juga menyiapkan rangkaian acara lain yakni Agro Inovasi Fair (AIF), dan Florikultura Indonesia.
Sumber : Kementrian Pertanian
http://www.pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=3384

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *