Harga Merosot, Petani Karet di OKU Mengeluh

Harga Merosot, Petani Karet di OKU Mengeluh

Sumsel, JIS.com – Sejumlah petani karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengeluhkan harga karet yang semakin merosot. Semula harga karet dikisaran Rp 8.000,-/Kg kini menjadi Rp .5000 – Rp 6.000/Kg.

Ibnu salah seorang petani karet di Batumarta unit 2 kecamatan lubuk raja mengatakan kondisi ini sudah berlangsung sejak sebulan yang lalu, “kalau dari sebelumnya harga karet ini sangat merosot,” ungkapnya.

Dikatakan Ibnu, merosotnya harga karet ini sangat berpengaruh pada perekonomian keluarga bahkan ia mengaku harus memutar otak mencari sampingan agar bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga. “Pengahasilan dari menyadap karet sedikit sementara pengeluaran banyak rumah tangga banyak, seperti biaya anak sekolah dan kebutuhan lainnya, jadi lebih sering minus hasilnya,” keluhnya

Saat ini lanjut Ibnu sedang memasuki musim pancaroba, terkadang lebih sering hujan sehingga  tidak bisa nyadap karet, ditambah lagi saat ini dalam masa pandemic covid 19 tutrut mempengaruhi perekonomian. “sebagian besar penghasilan utama masyarakat disini (Batumarta red) dari menyadap karet, jadi saat harga karet merosot semua petani karet pasti mengeluh,” tukasnya

Hal senda juga diungkapkan Agustiansyah Petani karet di Desa Tanjug Sari kecamatan Pengandonan. saat ini harga karet di daerahnya hanya dikisaran harga Rp 5.000,-/ Kg. “Kalau karet yang jualnya seminggu sekali harganya Cuma Rp 5.000/Kg, harganya sangat murah,” ujarny

Dituturkan Agus dari satu hektar kebun karet yang disadapnya dalam satu minggu dirinya hanya mampu mengumpulkan sekitar 70-100 Kg karet, hasil menjual karet ini dihgunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. “ Harga 2 Kg Karet baru bisa untuk membeli 1 Kg beras, terpaksa uang hasil jual karet dibagi untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.” Ujarnya

Agus berharap pemerintah dapat memperhatikan para petani karet dengan menstabilkan harga karet. “Semoga harga karet bisa meningkat dan tentunya diiringi produksi getah karet yang melimpah,” harapnya (AND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *