Berita Umum Lingkungan Hidup

Ketua DPRD OKU Siap Turun Kelapangan Untuk Pelestarian Kawasan Hutan

Sumsel , JIS.COM – Perkumpulan Lembaga Lingkungan Hidup (LLH) Jelajah Alam Konservasi (JEJAK) Bumi Indonesia mendatangi kantor DPRD OKU, Rabu siang (8/7). Kedatangan lembaga yang bergerak di bidang lingkungan hidup dan pelestarian hutan ini untuk melakukan audiensi bersama DPRD OKU.

Tiba di DPRD OKU pendiri perkumpulan LLH Jejak Bumi Indonesia Hendra A. Setyawan bersama pembina LLH Jejak Bumi Indonesia Ahmad Junaidi beserta anggota Jejak lainnya disambut langsung Ketua DPRD OKU H Marjito Bachri ST didampingi anggota DPRD OKU Adip Kailani.

Pendiri Perkjumpulan LLH Jejak Bumi Indonesia Hendra A. Setyawan saat menyampaikan kegiatan yang telah dilakukan LLH Jejak Bumi Indoensia

Mengawali perbincangan Pendiri Jejak Hendra A. Setyawan menyampaikan bahwa Perkumpulan LLH Jejak Bumi Indonesia adalah lembaga yang fokus dalam kegiatan lingkungan hidup dan pelestarian kawasan hutan dan lahan yang didirikan di OKU sejak tahun 2006 dan telah berbadan hukum dari Kemenkumham. “kita sudah berdiri di 7 kabupaten Kota di Sumsel, dan di Provinsi Lampung, Bengkulu,  Bangka, Jambi, serta sedang proses pendirian di DKI Jakarta,” Kata Hendra.

Pada kesempatan itu juga Hendra meyampaikan program dan aktifitas kegiatan perkumpulan LLH Jejak Bumi Indonesia serta membahas mengenai pelesatarian kawasan hutan lindung di OKU yang kondisinya sudah semakin mengkhawatirkan.

“Saat ini LLH Jejak sedang melakukan pendampingan petani dalam program rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) bersama lembaga CMI/KARST yang bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui BPDAS HL Musi, secara keseluruhan program ini seluas 10.400 ha di 5 Kabupaten  dan kota,  untuk Kabupaten OKU sendiri seluas 3.800 Ha yakni di Karang Endah Kecamatan Lengkiti, Sukaraja Kecamatan Lengkiti, serta Mendingin Kecamatan Ulu Ogan,” sebutnya

Anggota Jejak juga melakukan kegiatan pemberdayaan kopi petik merah, pengelolaan gaharu, gula aren,  budidaya jahe merah  yang di budidayakan mulai dari pembibitan hingga menjadi produk bernilai jual ekonomi, LLH Jejak juga memiliki produk HHBK berupa madu. Selain itu LLH Jejak juga membina para petani untuk melakukan penanaman tanaman produktif berbagai jenis didalam satu lahan sehingga para petani dapat diuntungan dari sisi ekonomi dan ekologi. Dengan tanaman produktif berbagai jenis ini masyarakat dapat melakukan panen disepanjang tahun serta tanaman berbagai jenis ini dapat menjadi tegakan atau pelindung serta pengikat air.

“Selama ini masyarakat hanya fokus pada tanaman kopi dan di program RHL kita mencoba merubah pola itu dengan mengajarkan agar petani menanam tanaman lain yang dapat menghasilkan seperti pinang, pala, alpukat, jengkol, petai,  kelor, nangka, durian dan lainnya. Selain menguntungkan masyarakat, penanaman pohon produktif ini diharapkan akan mengembalikan fungsi hutan dan lahan terutama di kawasan hutan lindung yang telah di rambah oleh masyarakat,” tukasnya.

“Pose Bersama Perkumpulanm LLH Jejak Bumi Indonesia dengan Ketua DPRD OKU H Marjito Bachri ST dan Anggota DPRD OKU Adip Kailani”

Sementara itu, Ketua DPRD OKU H Marjito Bachri sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan dan program yang telah dilakukan oleh Perkumpulan LLH Jejak Bumi Indonesia, hal ini menurutnya sesuai dengan visi misinya untuk mengembalikan dan melestarikan kawasan hutan, mengingat pentingnya kawasan hutan serta aktifitas baik dibidang pertanian, perkebunan dan peternakan yang selama ini telah ia lakukan. “Kalau soal pelestarian hutan saya siap dilibatkan dan turun langsung ke lapangan,” ujarnya

Diceritakan Marjito, ia pernah mengendari sepeda motor selama 4 jam lebih memasuki kawasan hutan dari arah Ulu ogan kearah perbatasan OKU Selatan, sepanjang perjalanan itu ia melihat kondisi kawasan hutan lindung sudah rusak akibat perambahan. Untuk itu Marjito menginginkan adanya pelestarian hutan khususnya di Kabupaten OKU ini. “Saya ingin Perkumpulan Jejak Bumi Indonesia ini dapat menjadikan OKU sebagai Kabupaten percontohan,” tukasnya seraya menyatakan siap membantu untuk pelestarian hutan di OKU, serta membuat lahan percontohan untuk program ini (AND).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *