Lingkungan Hidup

Lembaga Lingkungan Hidup, Jejak Bumi Indonesia Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Penghijauan dalam Rangka Memperingati Hari Lingkungan Hidup dan Menyambut Festival Danau Ranau

Muaradua (03/07) Lembaga Lingkungan Hidup Jejak Bumi Indonesia Kabupaten OKU Selatan bersama Dinas Lingkungan Hidup menggelar kegiatan aksi bersih lingkungan dan penghijauan sekitar pesisir Danau Ranau dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) dan menyambut Festival Danau Ranau, selasa (02/7/2019).
Peringatan HLH 2019 di Kabupaten OKU Selatan merupakan yang pertama dilaksanakan dengan mengusung tema “lestarikan lingkungan hidup untuk generasi akan datang”. Pesisir Danau Ranau dipilih karena merupakan aset terbesar yang dimiliki oleh Kabupaten OKU Selatan.
Bertempat di Jalan Duku Desa Sugih Waras Kecamatan Banding Agung, hadir dalam kesempatan ini Dinas Parbud, Dinas Kehutanan UPTD KPH Wil. VII Mekakau Saka, APUPOKUS, Kapolsek Banding Agung, Camat Banding Agung, Karang Taruna Kec. Banding Agung, Kec. BPRRT, WRS, Desa Sugih Waras, Desa Surabaya, Desa Suka Negeri, KIM Kab. OKU Selatan, KIM Kec. Banding Agung, Tokoh Masyarakat, Agama, Pemuda Setempat.
Dalam laporan ketua pelaksana aksi bersih lingkungan serta penghijauan di pesisir danau ranau oleh Muhlis Toyas menyampaikan bahwasanya agenda kegiatan dimulai dengan aksi bersih lingkungan, penanaman pohon cempaka 500 bibit di sekitar pesisir danau ranau, pembagian bibit pinang dan serta pembagian alat pemotong pinang dari Asosiasi Pelaku Usaha Pinang OKU Selatan yang merupakan Asosiasi Binaan LLH JBI OKUS. Dengan peserta sekitar 100 orang.
Ketua LLH Jejak Bumi Indonesia Kabupaten OKU Selatan Hardianto, S.Pd dalam sambutannya menuturkan harapan melalui kegiatan bersih lingkungan dan penghijauan menjadi agenda rutin, mengingat masih rendahnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup. Beliau juga menghimbau seluruh kegiatan pariwisata harus mempertimbangkan keberadaan ekosistem yang ada demi kelestarian hidup yang ada dan menjaga kualitas lingkungan. “Perlunya kebijakan dan strategi dalam pengelolaan wisata alam berbasis lingkungan yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan dan tetap mempertahankan berlangsungnya kegiatan pariwisata alam sehingga mampu mendongkrak PAD,” pungkasnya.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Umar Safari, S.ST mengungkapkan pada dasarnya kegiatan hari ini adalah wujud aksi nyata anak bangsa dalam memberikan contoh di tengah masyarakat untuk menyelamatkan bumi.
“Hari ini kita memulai kegiatan nyata sebagai tanggung jawab anak bangsa untuk kehidupan lebih baik, demi generasi sekarang dan generasi yang akan datang,”ungkapnya.
Kegiatan aksi bersih lingkungan dan penghijauan kiranya dapat dilaksanakan secara berkesinambungan demi terwujudnya Bumi Serasan Seandanan sesuai tema kegiatan, Lestarikan lingkungan hidup untuk generasi yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *