Perkebunan Pertanian

Lestarikan Tanaman Produktif Langka, LLH Jejak OKU Lakukan Pembibitan Dan Pengembangan

Baturaja, JIS.com – Perkumpulan Lembaga Lingkungan Hidup (LLH) Jejak Bumi Indonesia Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan pembibitan dan pengembangan terhadap tanaman pohon lokal produktif yang dianggap sudah jarang ditemui ditengah masyarakat.

Tanaman pohon produkif itu diantaranya Tanaman Rukam, Kepayang, Sebakbe, Kweni dan Gandaria yang merupakan tanaman produktif langka dan terancam punah. “kita ingin melestarikan tanaman itu agar bisa dikenal dan dinikmati hingga anak cucu kita nanti,” kata Hendra A. Setyawan pendiri Perkumpulan Lembaga Lingkungan Hidup (LLH) Jejak Bumi Indonesia Kabupaten OKU, Selasa (19/11).

Menurut Hendra, tanaman tersebut merupakan tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi, namun sayangnya tanaman tersebut sudah semakin jarang ditemukan dikebun masyarakat, bahkan di kawasan hutanpun tanaman itu sudah semakin sedikit. “Tanaman itu punya nilai Ekonomis buahnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, selian itu tanaman tersebut memiliki pohon yang besar dan tajuk kanopi yang juga besar sehingga dapat melindungi lingkungan sekitar,” imbuhnya.

Saat ini lanjut Hendra, Perkumpulan Lembaga Lingkungan Hidup (LLH) Jejak Bumi Indonesia Kabupaten OKU secara mandiri tengah melakukan penanaman dan pengembangan bibit tanaman pohon produktif langka tersebut. Penanaman dan pengembangan bibit itu baru dimulai pada bulan November ini, “target kita dimusim penghujan nanti kita sudah bisa menaman dan mengembangkan 100 ribu bibit pohon yang kita bibitkan secara mandiri diperkebunan kelompok perkumpulan LLH Jejak Bumi Indonesia,” ujarnya.

Selian tanaman produktif langka, LLH jejak Bumi Indonesia juga mengembangkan bibit pohon lainya seperi nangka, alpukat, pinang, pala, kelor, durian, jenkol, petai dan lainnya. “kalau untuk kabupaten OKU selatan kita sudah berbicara dengan Bupatinya untuk membuat hutan kota tanaman langka, semoga dikabupaten lain juga demikian,” timpanya.

Hendra berharap dengan pembibitan dan pengembangan tanaman pohon produktif langka ini dapat terus berkembang dan menjadi langkah awal pelestarian. “harapan kita semoga ini berhasil sehingga nanti dapat dinikmati oleh generasi penerus kita,” harapnya. (AND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *